banner 728x250

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Pemkot Cimahi Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Suplai Air

banner 120x600
banner 325x300

Cimahi, Jurnalreformasi.com — Pemerintah Kota Cimahi Gelar Salat Istisqa Hadapi Kemarau Panjang, Perluas Distribusi Air Bersih
​Pemerintah Kota Cimahi menggelar Salat Istisqa di Alun-Alun Kota Cimahi, Selasa, (22/9/2026), sebagai bentuk ikhtiar spiritual memohon turunnya hujan.

Langkah ini diambil usai wilayah Kota Cimahi melintasi musim kemarau panjang yang memicu krisis ketersediaan air bersih di tengah masyarakat.

​Ibadah Salat Istisqa yang dipimpin oleh KH Sodik M Nawawi tersebut diikuti sekitar 1.000 peserta, serta Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Majelis Ulama Indonesia (MUI), ulama, tokoh agama, Ormas Islam, hingga para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Cimahi hadir memadati lokasi.

​Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, bahwa momentum ini menjadi sarana bersama untuk mendekatkan diri serta memohon ampunan kepada Tuhan Yang Maha Esa di tengah kesulitan air yang melanda.

​”Air merupakan kebutuhan pokok manusia. Kita berserah diri dengan tulus, memohon ampun atas segala kekurangan, sekaligus berdoa agar hujan segera diturunkan untuk meredakan kekeringan,” ujar Ngatiyana di lokasi kegiatan.

Ia mengungkapkan,sebagai langkah konkret penanganan krisis di lapangan, Pemkot Cimahi menginstruksikan percepatan distribusi bantuan air bersih ke titik-titik terdampak.

“Sektor wilayah utara Kota Cimahi menjadi salah satu prioritas utama lantaran kondisi geografisnya yang lebih tinggi sehingga sulit mengakses sumber air tanah,” ucapnya.

​Ngatiyana menegaskan, pengerahan armada tangki air melibatkan lintas instansi teknis, meliputi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

​Ngatiyana menekankan, pentingnya penguatan koordinasi antarperangkat daerah agar penanganan dampak kekeringan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Masa sulit ini menjadi ujian nyata bagi semangat gotong royong seluruh pihak.
​Selain penanganan darurat dan doa bersama, Pemkot Cimahi menghimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mengonsumsi air sehari-hari serta menjaga kelestarian lingkungan sekitar.

​”Jangan sampai terjadi pemborosan air di satu sisi, sementara saudara kita di wilayah lain harus berjuang keras mendapatkan air bersih. Mari kita hemat penggunaan air dan saling peduli,” himbaunya. (Hdr)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *