banner 728x250

Pemkot Cimahi Buka Akses Terbatas Jembatan Pemkot Khusus Roda Dua

banner 120x600
banner 325x300

Cimahi, Jurnalreformasi.com—Pemerintah Kota Cimahi resmi membuka kembali akses Jembatan Pemkot Cimahi khusus untuk kendaraan roda dua pada Senin (7/9/2026) mulai pukul 08.00 WIB. Pembukaan terbatas ini dilakukan setelah jembatan tersebut sempat ditutup total untuk menjalani proses perbaikan struktur.

​Wali Kota Cimahi Ngatiyana meninjau langsung lokasi untuk memastikan keamanan dan kelayakan jalur sebelum dilewati masyarakat. Pada tahap awal, sepeda motor diperbolehkan melintas dari kedua arah selama 24 jam penuh tanpa menerapkan sistem buka-tutup.

banner 325x300

​Sementara itu, kendaraan roda empat masih dilarang melintas karena proyek rekonstruksi di lokasi masih berlangsung. Pemkot Cimahi menargetkan seluruh perbaikan rampung dalam waktu dua hingga tiga pekan mendatang agar akses bagi mobil dapat segera dibuka.

​Ngatiyana menjelaskan, kebijakan pembukaan jalur secara terbatas ini diambil dengan tetap memprioritaskan keselamatan pengguna jalan serta para pekerja di lapangan. Pihaknya menegaskan tidak ingin terburu-buru membuka akses penuh jika berisiko menurunkan kualitas konstruksi.

​”Pekerjaan belum selesai, sehingga kita perlu menjaga keselamatan kerja bagi para pekerja. Kita baru buka untuk sepeda motor saja. Kita juga mengejar kualitas, jangan sampai pekerjaan dipaksakan tetapi kualitasnya belum bagus,” ujar Ngatiyana di lokasi.

Ngatiyana menjelaskan, perbaikan ini dilakukan lantaran struktur bangunan jembatan yang sudah tua mengalami penurunan akibat erosi air. Selain itu, kondisi jembatan sebelumnya belum ditopang oleh sistem pondasi yang ideal. Dalam proyek revitalisasi saat ini, konstruksi diperkuat menggunakan sistem tiang pancang hingga menyentuh lapisan tanah keras demi menjamin daya tahan bangunan.

“​Untuk mengejar target penyelesaian pada bulan ini, kontraktor memberlakukan penambahan jam kerja hingga malam hari,” ucapnya.

Ngatiyana memastikan percepatan pengerjaan dilakukan murni melalui efisiensi waktu kerja, bukan dengan memangkas spesifikasi material atau mengabaikan standar operasional.

​”Pekerjaan tidak dipercepat dengan mengurangi spesifikasi. Kita bergerak siang dan malam untuk bekerja, sehingga waktu penyelesaiannya bisa lebih cepat dan jembatan dapat kembali beroperasi,” tegasnya.

​Setelah seluruh proses konstruksi rampung, Pemkot Cimahi bakal melakukan evaluasi mendalam serta uji kelayakan fisik sebelum merilis izin melintas bagi kendaraan roda empat.

​Ngatiyana mengimbau para pengendara sepeda motor untuk tetap tertib, mematuhi arahan lalu lintas, dan antre saat melintas demi mencegah kemacetan di atas jembatan. Pemkot berharap pembukaan jalur roda dua ini dapat mengurai kemacetan sekaligus memberikan ruang bagi pekerja untuk menuntaskan sisa proyek. (Hdr).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *