Bandung barat,Jurnal Reformasi.com
Kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) terkait pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun anggaran 2024 semsester dua Kali ini dilaksanakan di desa Margajaya oleh team kecamatan ngamprah kabupaten bandung barat, kamis 13//02/2025
Monitoring dan evaluasi (Monev) ini bertujuan untuk menilai sejauh mana implementasi anggaran yang telah direncanakan, baik untuk pembangunan fisik maupun non-fisik, serta untuk memastikan bahwa semua proses administratif berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Camat ngamprah Agnes Virganty S.STp.,S.H,M.Si mengatakan Saya selaku Camat Ngamprah bersama tim monev dari Kecamatan Ngamprah, hadir juga Bapak Sekcam serta para Kasi disertai para pendamping profesional Kecamatan Ngamprah pendamping Desa dan pendamping Lokal Desa
Hari ini merupakan jadwal ke Desa Margajaya yang ke 6 dimana kami juga kemarin melaksanakan monev ke Desa Pakuhaji,Sukatani, untuk memastikan pengelolaan keuangan, laporan pertanggungjawaban anggaran tahun 2024 ini sudah dikelola dengan transparan, akuntable dan efisien tentunya ini sebagai langkah menuju pemerikasaan monev dari inspektorat sebagai pengawasan internal dari pemerintah daerah.
Alhamdulillah kami melihat progres dari Desa desa yang sudah kami kunjungi pajaknya sudah terbayar sesuai dengan program kepemerintahan, kemasyarakatan, pembangunan kemudian kebencanaan sudah sesuai dengan Permendagri juga, untuk tahun 2025 kami akan mengawal sesuai dengan surat edaran dari DPRD dan Permendagri 2 tahun 2024 dimana ada penguatan pengiatan untuk mendukung program program nya pak Prabowo diantara penguatan Bumdes untuk swa sembada pangan ini kami pastikan minimal 20℅, adapun di tahun 2024 kemarin untuk pengentasan kemiskinan dari BLTDD ataupun kegiatan kegiatan yang diamanatkan oleh peraturan yang lebih tinggi ini sudah dilaksanakan oleh seluruh Desa untuk kesejahteraan warga masyarakatnya untuk di masing masing wilayah.
Untuk tahun 2024 ke tahun 2025 ini fokusnya sinergis masih di pengentasan stunting, Inovasi Pembina Posyandu Kecamatan dan Desa sinergis dengan Kabupaten di Tahun 2025 mewisuda Ibu Lulus ASI Eksklusif, ( Dasi Ucing ) Wisuda ASI untuk Atasi Stunting, Selanjutnya Pengelolaan sampah terkait dengan paska terbakarnya TPPS kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk membuang sampah ataupun pengelolaannya dipilah dari rumah antara organik dan unorganik dan desa juga memfasilitas bank sampah ada juga yang dikelola sesuai kearipan lokal wilayahnya masing masing sesuai Arahan Bp Pj Bupati Bandung Barat
Agnes menambahkan bahwa pada hari ini juga, Desa margajaya mendapatkan penghargaan yang diberikan oleh BPS Kabupaten Bandung Barat dan BPS Provinsi Jawa Barat kepada Desa Margajaya sebagai Desa CANTIK (Cinta Statistik) terbaik se-Provinsi Jawa Barat
Saya selaku Camat Ngamprah sangat mengapresiasi kepada BPS sebagai penyedia data terhadap Desa Margajaya yang mewakili Kabupaten Bandung barat dan terpilih sebagai desa terpilih dari 25 desa yang menjadi percontohan di tingkat nasional dan penghargaannya akan di sampaikan besok dan ini adalah sebuah ikhtiar seluruh masyarakat di Bandung barat khususnya sebagi pelengkap terkait pusat intervensi terkait dengan kependudukan. Contohnya di Desa Margajaya yang berbasis digital dan Bapak Kades dapat melaksanakan kebijakan seperti intervensi sandi sehingga di Margajaya berhasil membangun septiktank komunial sehingga bisa meraih New zero stunting ucapnya
Kepala Desa Margajaya H. Ahmad Saepudin, Lc., MA. menambahkan Kegiatan hari ini dalam rangka monitoring dan evaluasi tingkat kecamatan Ngamprah, Alhamdulillah sudah dilaksanakan penerimaan dari tim monev dari Kecamatan Ngamprah di Desa Margajaya ini, yaitu evaluasi anggaran yang sudah dilaksanakan di tahun 2024 sebetulnya ini dititik beratkan ke pembinaan dan Alhamdulillah dengan adanya monitoring dan evaluasi ini mudah mudahan semua pihak termasuk pemerintah pusat tidak tersangkut masalah hukum,
Kami dari pemerintah desa berharap seperti itu. Dengan adanya monev ini juga mudah mudahan pemerintah Desa tidak terjerat masalah hukum. Melalui awak media dan instansi terkait kami menyampaikan bahwa anggaran 2024 sudah terlaksana dengan baik sesuai yang tertera dalam APBDes.
Dan alhamdulillah juga saya selaku kepala desa margajaya kami merasa sangat bersyukur dan berterimakasih bahwa pada hari ini kami mendapatkan penghargaan yang diberikan oleh BPS Kabupaten Bandung Barat dan BPS Provinsi Jawa Barat kepada Desa Margajaya sebagai Desa CANTIK (Cinta Statistik) terbaik se-Provinsi Jawa Barat.
Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan data dan statistik di Desa Margajaya demi mendukung perencanaan pembangunan yang lebih akurat dan tepat sasaran.
Terima kasih juga kepada Ibu Camat Ngamprah, Agnes Virganti, S.STP, SH, M.Si, atas dukungan dan bimbingannya selama ini. Semoga prestasi ini dapat terus kita pertahankan dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya ujarnya (Andri JR)

















