Cumahi,Jurnal Reformasi.com
Aksi Jumat Bersih Kota Cimahi dilaksanakan di beberapa titik di Indonesia yaitu sebanyak 6 titik, diantaranya di kota Cimahi, Jakarta Timur, Tanggerang, Bogor, Magelang dan Kabupaten Lamongan, ditunjuk sebagai pusat aksi Jumat Bersih.
Kota Cimahi melaksanakan Aksi Jumat Bersih serentak di 15 kelurahan dan dipusatkan bertempat di Alun Alun Kota Cimahi, Jumat, (17/10/2025)
Wakikota Cimahi, Ngatiyana mengatakan, hari ini kita melaksanakan apel dan melaksanakan kegiatan pembagian sektor masing masing di Cimahi, setiap Kelurahan sekarang bergerak bersama sama untuk melaksanakan Jumat Bersih yang seperti kita lakukan sebelum sebelumnya.
“Mudah mudahan Cimahi semakin bersih semakin sehat dan masalah sampah bisa kita atasi,” harapnya.
Ngatiyana mengajak kepada masyarakat kota Cimahi, ayo kita disiplin, jangan membuang sampah sembarangan, sampah pilah dari rumah baik Organik, Anorganik maupun Bahan Berbahaya Beracun (B3), sehingga nanti diambil oleh petugasnya.
“Sampah ini sudah terpilah, sehingga sudah terbiasa budaya kita bersih pilah sampah dari rumah, Insyaallah sampah bisa terjawab di kota Cimahi,” ucapnya.
Ngatiyana menuturkan, ini salah satunya edukasi kepada masyarakat agar kita mendisiplinkan diri didalam pengolahan sampah atau pemilahan sampah.
“Kita sudah mempunyai mesin pencacah atau pengolahan sampah, sampah itu dicacah satu harinya sampai 50 ton, kemudian pemilahan sampah yang mana ada nilai ekonominya, kita punya Bank Samici, itu salah satu adalah Bank sampah yang di punyai kota Cimahi,” tutupnya.
Sementara itu PLT Direktur Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3, Deputi PSL B3, KLH/BPLH, Farid Mohammad mengatakan, pemilihan kota Cimahi ditunjuk untuk melaksanakan kegiatan ini karena Cimahi kota yang cukup baik dapat berbagai macam penghargaan, sehingga pada hari ini serentak dilakukan di 6 lokasi.
“Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengelola Lingkungan Hidup memusatkan kegiatan Jumat Bersih ini di Kota Bogor, dan menugaskan kepada staf stafnya untuk bergerak ke seluruh Indonesia untuk bersama sama melakukan kegiatan ini,” tambahnya.
“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran bahwa proses sampah serta pengolahan sampah tidak bisa dilakukan oleh personal atau sendiri tetapi harus dilakukan bersama sama, kolaboratif, lintas kementrian, lembaga, lintas institusi, pemerintahan pusat, provinsi dan kabupaten/kota sehingga kegiatan ini baik dari atas kebawah bersama sama mewujudkan pengolahan sampah yang bersih untuk menjadikan Indonesia yang bersih,” pungkasnya.(Hendra JR)

















