banner 728x250

Jelang SPMB 2026, Disdik KBB Matangkan Sistem dan Sosialisasi kepada masyarakat

banner 120x600
banner 325x300

Bandung Barat,Jurnal Reformasi.com

Pendaftaran SPMB (Seleksi Penerimaan Murid Baru) jenjang SD dan SMP di Kabupaten Bandung Barat dibuka mulai 19 Juni 2026. Seleksi ini diselenggarakan melalui empat jalur utama, yaitu jalur domisili (zonasi), afirmasi, prestasi, dan mutasi.

banner 325x300

PLT kepala Dinas Pendidikan kabupaten Bandung Barat Edy Syafrudin S.pd..,M.A.P mengatakan bahwa Terkait SPMB Dinas pendidikan 2026  kita akan mulai di tanggal 19 juni 2026, seperti tahun kemarin kita menggunakan 2 tahap dengan 4 jalur kemudian SPMB tahun ini juga ada untuk jenjang SD dan SMP. Untuk jenjang SD hanya 3 jalur domisili, afirmasi dan mutasi yang akan dibuka pendaftarannya tanggal 19 Juni sampai 3 juli dan pengumuman tanggal 6 juli 2026 dan daftar ulang tanggal 7 sampai 10 juli. Untuk jenjang SMP menggunakan 2 tahap yaitu jalur domisili dimulai 19 juni sampai 25 juni dan pengumuman tanggal 27 juni serta daftar 29 juni sampai 1 juli 2026 dan di tahap kedua ada 3 jalur yaitu afirmasi, prestasi dan mutasi yang akan dimulai 29 juni sampai 3 juli 2026,Rabu 17/06/2026

Lanjut Edy menyampaikan pengumuman tanggal 6 juli 2026 dan daftar ulang 7-10 juli. Daya tampung SPMB untuk jenjang SD tahun ini ada di angka 31.000 siswa dan jenjang SMP di 17.132 siswa. Khusus untuk jenjang SMP kita menggunakan aplikasi seperti tahun kemarin dan 2 minggu terakhir kita sudah laksanakan uji coba,

Mungkin siswa dan orang tua juga sudah bisa mengakses bagaimana mendaftar seperti apa dan kami juga melaksanakan sosialisasi sosialisasi baik dari sekolah SD dan SMP, dari sekolah ke pada orangtua tujuannya agar orangtua dan siswa mudah mengakses aplikasi pendaftaran SPMB ini.

Terkait aplikasi tahun kemarin juga alhamdulilah lancar tidak ada kendala dan kami berharap tahun ini juga tidak ada kendala yang berarti lancar sampai selesai.

Saya juga berharap orangtua siswa yang akan mendaftarkan anaknya untuk lebih bijak memilih jalur dan melihat kondisi dan kemampuan anak, kalau memang dekat dengan sekolah pakai jalur domisili, jika nilai rapot baik pakailah jalur prestasi rapot dan jika memiliki prestasi lain gunakan jalur prestasi non akademik dan jika memiliki kartu indonesia pintar maka gunakan jalur afirmasi dengan demikian peluang untuk lulus lebih besar.

Kami juga berharap sesuai dengan arahan kementrian pendidikan, ombudsman dan surat edaran KPK RI juga bahwa SPMB tahun ini harus transparan dan sudah diawali dengan penandatangan MOU fakta integritas ucapnya (Andri JR)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *