banner 728x250

Hardiknas 2026, Pemkot Cimahi Komitmen Wujudkan Pendidikan Bermutu dan Inklusif

banner 120x600
banner 325x300

Cimahi,Jurnal Reformasi.com

Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kota Cimahi Tahun 2026, dihadiri langsung oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira, serta diikuti unsur pejabat daerah mulai dari asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah VII, Ketua PGRI Kota Cimahi, Bunda PAUD, hingga Ketua TP PKK Kota Cimahi, di gelar di Lapangan Apel Pemkot Cimahi, Senin, (04/05/2026).

banner 325x300

Pada peringatan Hardiknas 2026 ini Pemkot Cimahi mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam penyelenggaraan pendidikan.

Ia menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau institusi sekolah, melainkan melibatkan seluruh elemen, termasuk keluarga, masyarakat, dunia usaha, dan media.

“Pendidikan pada hakikatnya merupakan proses memanusiakan manusia yang dilakukan melalui asah, asih, dan asuh. Tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, akhlak, kemandirian, dan kepribadian yang utuh,” ujar Ngatiyana.

Dalam kesempatan tersebut, Ngatiyana juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi sektor pendidikan di Kota Cimahi. Di antaranya kesenjangan kualitas antar sekolah, keterbatasan sarana pembelajaran berbasis digital, hingga persoalan literasi, numerasi, serta kasus perundungan di lingkungan pendidikan.

Selain itu, ia menilai masih diperlukan upaya serius dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, serta memperkuat peran orang tua dalam mendukung proses belajar anak.

“Ini bukan persoalan sederhana, melainkan pekerjaan besar yang akan menentukan masa depan Kota Cimahi,” katanya.

Sebagai respons atas berbagai tantangan tersebut, Pemkot Cimahi berkomitmen untuk melakukan langkah-langkah strategis secara terukur dan berkelanjutan. Di antaranya melalui revitalisasi satuan pendidikan, percepatan digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan.

Ngatiyana menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam mendukung keberhasilan pembangunan pendidikan.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, sekolah tidak bisa berjalan sendiri, dan guru tidak boleh ditinggalkan. Diperlukan keterlibatan semua pihak, termasuk orang tua,” tegasnya.

Ia juga menyoroti peran masyarakat sebagai lingkungan yang turut mendidik, dunia usaha sebagai mitra dalam pembangunan sumber daya manusia, serta media sebagai sarana edukasi publik. Hal ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat bahwa keberhasilan pendidikan bergantung pada sinergi empat pusat pendidikan, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

Lebih lanjut, Ngatiyana menggarisbawahi tiga hal utama yang harus menjadi fondasi dalam dunia pendidikan, yakni pola pikir yang maju, mental yang tangguh, serta arah tujuan yang jelas.

“Tanpa ketiganya, pendidikan hanya akan menjadi rutinitas administratif, bukan gerakan peradaban,” ujarnya.

Kepada media, ia juga mengungkapkan bahwa Dinas Pendidikan bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) terus melakukan pendekatan jemput bola guna mengajak masyarakat yang putus sekolah untuk kembali melanjutkan pendidikan melalui program kesetaraan Paket A, B, dan C.

Selain itu, Pemkot Cimahi turut memberikan dukungan pembiayaan bagi masyarakat kurang mampu agar tetap dapat mengakses pendidikan.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak di Kota Cimahi yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi,” kata Ngatiyana.

Ngatiyana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hardiknas 2026 sebagai titik penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026. Mari kita bergerak bersama dan bergotong royong demi terwujudnya pendidikan bermutu di Kota Cimahi,” tutupnya (Hendra JR)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *