banner 728x250

Pemasangan Boronjong di duga Asal Jadi, Ada Apa.? Plt. Kalak BPBD Kab. Tasikmalaya Enggan Berikan Keterangan.

banner 120x600
banner 325x300

Tasikmalaya,Jurnal Reformasi.com

ORMAS Laskar Benteng Indonesia (LBI) Sesalkan Sikap pejabat yang enggan berikan penjelasan, kami sarankan infektorat harus cepat dan tanggap dalam menjalankan tugasnya.

banner 325x300

Pemasangan pekerjaan boronjong tepatnya Gunung Walana Desa Cikalong Kecamatan Sodong hilir diduga asal jadi dan mengundang tanda tanya besar. Dalam perbincangan dengan salah seorang warga inisial N mengatakan, pemborongnya saya kenal tidak jauh dari lokasi kejadian. Sampai saat ini, pihak ketiga belum menerima pembayaran dari Badan Penanggaulangan Bencana Daerah (BPBD). Terangnya

Dikatakannya, anggaran pemasangan borongjong kalau tidak salah seluruhnya kurang lebih Rp. 700.000.000,- entah itu untuk satu lokasi atau dua lokasi kalau gak salah yang satu lagi di desa pakalongan. Bahkan pemborongya merasa dirugikan atas keterlambatan pembayaran dari BPBD. Jelasnya

pemasangan boronjong,di duga asal jadi,ada apa.?PLT Kalak BPBD Tasikmlaya engga memberikan keterangan.

Ditempat berbeda, kami mencoba menghubungi Wawan staff japung cukup senior dibidang Darlog dan Pelaksana Pekerjaan Teknis dilapangan (PPTK) menjelaskan, Kegiatan pelaksanaa pemasangan borongjong realisai anggaran Ta. 2025 dari anggaran Belanja Tak Terduga (BTT). Ketika ditanya lebih lanjut, Wawan mengatakan proyek dimulai sekitar bulan April atau Juli, dengan pagu anggaran kurang lebih Rp.300jtan agar tidak salah saya harus “memeriksa catatan” karena banyaknya pekerjaan lain yang sedang ditangani.

Lanjut wawan, Pemborongnya yang saya ingat pak supardi nama CV saya lupa dan benar ada dua pelaksanaan kegiatan satu lagi kalau gak salah di desa Pakalongan. Mengenai pembayaran kami sedang menunggu hasil pemeriksaaan dari infektorat untuk lebih jelasnya silahkan hubungi Pak Kabid nanti saya kirim nomor beliau.

Kemudian kami mencoba menghubungi Plt Bid Darlog lewat telepon seluler dan melalui pesan singkat, namun kami tidak mendapatkan penjelasan apapun pertayaan yang kami kirimkan melalui aplikasi WhastApp hanya di baca saja.

Tidak sampai disitu kami mencoba menghubungi Plt BPBP Roni hal yang sama tidak mendapatkan penjelasan apapun. Berbeda saat menghubungi sekretariat BPBD Srie Yuniatun melalui pesan singkat coba pak hubungi pak cahyono Plt Bidang Darlog karena beliau yang tau teknis dilapangan dan nanti saya akan sampaikan ke pimpinan.

Ditempat berbeda kami mencoba menghubungi H. Omay mengatakan, pemeriksaan kegiatan itu ada di irban lain kalau gak salah pak andri nanti saya akan sampaikan ke beliau, mohon maaf kami tidak bisa memberikan nomor kontak tanpa seizin beliau. Terangnya

Ditempat berbeda, Boyke Luthfiana Syahrir praktisi hukum sekaligus Ketua Umum LBI menjelaskan, seharusnya Pejabat dengan kewenanganya harus memberikan informasi atau keterangan kepada wartawan atau Organisasi Masyarakat (Ormas) LBI apa yang disampaikan kepada kami menurut Korlap DPP Tim investigasi sodara Zamzam. Sangat disayangkan kenapa Pejabat Kabupaten Tasikmalaya enggan berikan keterangan. Untuk itu saya perintahkan kepada Korlap DPP TIM Investigasi untuk terus menggali informasi dan apabila ditemukan ada kejanggalan kami akan menindaklanjuti serta berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dengan Polda Jabar dan Kejaksaan Tinggi Jabar. Jelasnya

Sampai berita ini ditayangkan, kami belum mendapatakan keterangan apapun dari infektorat karena kesulitan untuk berkomunikasi. Tim Invetigasi DPP Laskar Benteng Indonesia akan terus menggali informasi. (Tim)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *