Bandung Barat,Jurnal Reformasi.com
Saat ini Kota Lembang menjadi salah satu primadona wisata di wilayah KBB, dan dianggap sudah mampu menjadi wilayah otonomi baru.
Agoeng Darsono Ketua Komite Pemekaran Kawasan Bandung Utara sekaligus Inisiator Komite Pemekaran Kota Lembang mengatakan, ada alasan tersendiri jika Lembang dijadikan kota mandiri.
“Saya sangat setuju dengan pembentukan Kota Lembang ini. Karena saya rasa Lembang sudah saatnya jadi kota yang mandiri,” ujarnya, saat dihubungi Senin (29/9/2025).
Tokoh Lembang ini juga menyebutkan jika pihaknya cukup serius mendorong pembentukan Kota Lembang tersebut. Upaya-upaya agar Kota Lembang bisa terwujud diantaranya adalah mengadakan Diskusi Publik bertajuk “Ngabret”
Adanya wacana pembentukan Kota Lembang inipun telah mendapat pengajuan pemekaran dari Forum Komunikasi Desain Penataan Daerah (Forkodetada) yang dipimpin oleh Rd H Holil Aksan Umarzen. Bersamaan dengan sembilan daerah calon Daerah Otonomi Baru (DOB), termasuk Kota Lembang. Kemudian menyamakan persepsi dan mensosialisasikan rencana pemekaran Kawasan Bandung Utara kepada masyarakat dan milenial.
Agoeng pun mengutarakan bahwa Provinsi Jawa Barat seharusnya memiliki 40 kabupaten atau kota. Mengingat jumlah penduduk yang telah melampaui 50 juta jiwa. Ia mengungkapkan bahwa “Pemekaran Kota Lembang diharapkan dapat membawa manfaat bagi masyarakat Lembang dan sekitarnya,” pungkasnya. (Andri JR)

















