banner 728x250

Musthofa Dituding Cari Pencitraan, Laporkan Oknum Wartawan ke PWI dan Dewan Pers

banner 120x600
banner 325x300

 

Purbolinggo,Jurnalreforamasi.com

banner 325x300

Musthofa, salah satu anggota Tim Satgas Miras TP3MB Kabupaten Probolinggo, merasa dirugikan atas tudingan pencitraan yang diarahkan kepadanya.Tudingan itu muncul setelah ia ikut melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah gudang miras oplosan yang berada di Ruko Green Garden, Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan.

Insiden bermula sala satu wartawan menerima telepon dari rekan sejawatnya. Dalam sambungan telepon terdengar oleh beberapa wartawan lainnya, DK menyampaikan “Dek, beritanya jangan dinaikkan, Musthofa itu cuma cari pencitraan,” ujar DK, lalu menyambung dengan kalimat,“Kirim Nureknya.”

Percakapan tersebut terjadi saat masih berada di halaman rumah Musthofa, sedang berbincang santai bersama sejumlah wartawan lainnya. Ucapan DK menyebut dirinya mencari pencitraan terdengar jelas oleh Musthofa, kemudian Musthofa merasa keberatan dan tidak terima atas pernyataan tersebut.

Lanjut Musthofa,“Saya tidak masalah jika seseorang ingin mengkritik atau mencibir saya sebagai pribadi, tapi jangan tuduh saya mencari pencitraan. Ini menyangkut integritas dan nama baik saya,” ungkap Musthofa kepada sejumlah media.

Tidak tinggal diam, Musthofa kemudian melayangkan laporan resmi kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Probolinggo dan Dewan Pers. Ia meminta agar organisasi tersebut menindaklanjuti ucapan DK yang dinilai tidak etis dan mencederai kode etik jurnalistik.

Surat laporan dari Musthofa diterima langsung oleh salah satu pengurus PWI Kabupaten Probolinggo, mengingat DK diketahui tergabung dalam organisasi PWI setempat. pengurus pwi mengatakan Siap saya terima surat.

Langkah ini diambil Musthofa sebagai upaya menjaga marwah tim Satgas serta dirinya pribadi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PWI maupun DK selaku pihak yang dilaporkan. Namun, Musthofa menegaskan bahwa laporan ini bukan untuk memperpanjang masalah, melainkan sebagai pembelajaran agar insan pers tetap menjaga etika dalam bertugas dan berkomentar.!!

(KABIRO MUMUHAMMAD KASTURI JR)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *