banner 728x250

Pendidikan Politik Demokrat Cimahi Perkuat Kesiapan Kader hingga Tingkat Anak Ranting

banner 120x600
banner 325x300

Cimahi, Jurnalreformasi.com—DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat menggelar pendidikan politik bagi kader di Kantor DPC Partai Demokrat Kota Cimahi, Jalan Sangkuriang Barat II No. 4, Cipageran, Kota Cimahi, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 18.00 WIB tersebut menjadi bagian dari agenda rutin Partai Demokrat dalam memberikan pembekalan politik kepada para kader.

Dalam kegiatan Pendidikan Politik ini di hadiri :
Ketua DPC Partai Demokat Kota Cimahi, Sekretaris, Bendahara, anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat Kota Cimahi, Kepala BPOKK DPC PD Cimahi dan Kepala Bakomstra DPC PD Cimahi.

Materi yang diberikan mencakup pemahaman mengenai kampanye, politik, pemilu, pilkada, hingga peran kader di tengah masyarakat.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cimahi, H. Agung Budi Santoso, S.H., M.M., mengatakan, pendidikan politik merupakan kegiatan rutin yang penting untuk meningkatkan kesiapan kader dalam menjalankan tugas politik sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ini sebetulnya kegiatan rutin. Kita sebagai partai politik memang rutin mengadakan pendidikan politik untuk kader-kader. Tujuannya agar kader lebih siap menghadapi berbagai pertempuran politik dan menjadi kader yang mempunyai manfaat di masyarakat,” ujar Agung.

Menurutnya, pembekalan tersebut juga diarahkan agar kader memahami bagaimana bersikap dan menjalankan perannya sebagai bagian dari Partai Demokrat. Karena itu, materi mengenai kampanye, pemilu, pilkada, serta dinamika politik terus diberikan secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan kali ini, DPC Partai Demokrat Kota Cimahi turut mengundang kader anak ranting yang baru dibentuk. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkenalkan lebih jauh Partai Demokrat sekaligus memperkuat pemahaman kader di tingkat paling bawah.

Agung menjelaskan, dari sekitar 312 RW yang menjadi basis pembentukan anak ranting di Kota Cimahi, pihaknya belum dapat menghadirkan seluruh kader sekaligus karena keterbatasan kapasitas tempat. Untuk itu, peserta pendidikan politik dilakukan secara bertahap.

Pada kegiatan tersebut, sekitar 100 anak ranting dari tiga kecamatan hadir dengan didampingi pengurus ranting masing-masing.
Selain penguatan peran kader, pendidikan politik tersebut juga membahas aspek hukum, khususnya terkait advokasi dan pendampingan. Kader diberikan pemahaman mengenai fungsi paralegal dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan hukum, dengan tetap berkoordinasi dengan advokat resmi yang dimiliki partai.

“Seorang kader bisa menjadi pendamping dalam kasus hukum, tetapi bukan sebagai advokat. Ketika data sudah ditampung, tetap harus berhubungan dengan advokat resmi dari partai. Paralegal namanya,” jelas Agung.

Ia juga menyampaikan materi mengenai sejarah Partai Demokrat kepada para kader. Sebagai salah satu pihak yang terlibat sejak awal perjalanan partai, Agung turut memberikan pemahaman mengenai sejarah dan perkembangan Partai Demokrat agar kader, khususnya yang baru bergabung, semakin mengenal organisasi politik yang mereka perjuangkan.

Agung berharap pendidikan politik yang dilakukan secara berkesinambungan dapat menumbuhkan rasa bangga sekaligus militansi kader. Dengan demikian, kader diharapkan mampu menjadi ujung tombak dan garda terdepan dalam menjalankan perjuangan Partai Demokrat di tengah masyarakat.

“Harapannya tentu kader bisa bangkit rasa bangga dan rasa militannya, sehingga bisa menjadi ujung tombak, menjadi garda terdepan dari perjuangan Partai Demokrat,” katanya.

Dalam pendidikan politik tersebut, materi disampaikan oleh dua orang pemateri dari DPD Partai Demokrat Jawa Barat serta Agung Budi Santoso. Materi yang diperoleh pada kegiatan ini selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi untuk menyusun materi pendidikan politik pada agenda berikutnya agar pembinaan kader berlangsung berkesinambungan dan tidak terputus.

Sementara itu Nanat Najimul Direktur Eksekutif Partai Demokrat Jawa Barat, menilai pendidikan politik bagi kader menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas dan kesiapan organisasi.

“Saya diundang oleh Ketua DPC untuk menjadi salah satu pemateri. Ini merupakan bentuk upgrading kader, apalagi di Cimahi baru pertama kali anak ranting dan ranting dijadikan peserta,” tutur Nanat.

Menurut Nanat, keterlibatan anak ranting dan ranting dalam pendidikan politik tersebut menunjukkan keseriusan Partai Demokrat Kota Cimahi dalam mempersiapkan kader dari tingkat paling bawah.

Ia menilai seluruh kader perlu mendapatkan pembekalan sejak dini agar memiliki pengetahuan dan pemahaman yang memadai sebelum menjalankan peran di tengah masyarakat.

“Ini bukan main-main. Kota Cimahi siap gas. Artinya, semuanya harus dipersiapkan sejak dini, sejak hari ini sampai nanti semuanya ter-upgrade secara ilmu pengetahuan,” katanya.

Nanat berharap setelah mengikuti pembekalan, para kader di tingkat ranting maupun anak ranting dapat memahami arah perjuangan organisasi dan mampu bergerak secara terarah.

Ditempat yang sama, Wakil Kepala BPOKK DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Andri Hermawan, S.H., menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kader hingga tingkat paling bawah.

Menurutnya, keterlibatan pengurus ranting dan anak ranting dalam agenda pendidikan politik menjadi momentum krusial, mengingat mereka merupakan motor penggerak utama sekaligus ujung tombak pergerakan partai di tengah masyarakat.

​Dalam pembekalan tersebut, para kader dibekali materi mengenai pemahaman hukum dan upaya pendampingan masyarakat. Langkah ini dirancang untuk mengasah sensitivitas kader agar mampu meraih simpati publik melalui peran paralegal.

“Selain aspek hukum, pelatihan ini difokuskan untuk memperkuat militansi dan pemahaman sejarah partai,” tegasnya.

Andre menekankan bahwa pemahaman yang mendalam mengenai fungsi kader akan membentuk barisan pengurus yang lebih siap, terstruktur, dan responsif terhadap aspirasi akar rumput.
​Guna menjaga keberlanjutan pergerakan, DPD Partai Demokrat Jawa Barat berencana menggelar pendidikan kader tingkat lanjutan secara bertahap.

“Program ini diharapkan dapat semakin mematangkan kesiapan seluruh jajaran pengurus, khususnya bagi para kader dan pengurus baru yang baru bergabung,” pungkasnya. (Hdr)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *