KBB, Jurnalreformasi.com—Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat (Disparbud KBB) memperkuat upaya perlindungan wisatawan melalui pemetaan risiko di berbagai destinasi wisata kawasan Lembang.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas wisata berlangsung aman, nyaman, dan tetap berkualitas bagi pengunjung.
Pemetaan mencakup sekitar 43 destinasi wisata unggulan di Lembang, terutama lokasi yang memiliki wahana atau aktivitas dengan tingkat risiko tertentu.
Melalui pemetaan tersebut, setiap destinasi akan dikelompokkan berdasarkan karakteristik dan potensi risikonya sehingga penerapan standar operasional, pemeriksaan fasilitas, hingga pengawasan lapangan dapat dilakukan lebih tepat sasaran.

Penguatan keselamatan menjadi bagian penting dari pengelolaan pariwisata Bandung Barat. Selain menjaga kenyamanan wisatawan, langkah ini juga diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap destinasi-destinasi di Lembang yang selama ini menjadi salah satu magnet utama kunjungan wisata di Jawa Barat.
Upaya ini menegaskan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga pada mutu pelayanan, kesiapan pengelola, serta jaminan keamanan di setiap pengalaman wisata.
Intisari berita ini merujuk pada langkah Disparbud KBB dalam memetakan destinasi Lembang berbasis risiko keselamatan. ( Fitria )
















