CIMAHI, 31 Januari 2026 – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Cimahi menyelenggarakan rapat pleno strategis pada Sabtu (31/1) untuk memperkuat arah organisasi pasca pelantikan pengurus. Pertemuan yang berlangsung di Kota Cimahi ini fokus pada penentuan tanggal Rapat Kerja Daerah (Rakarda) serta pembahasan awal program-program kerja yang akan diusung. Selain agenda teknis, rapat ini juga menjadi ajang silaturahmi formal pertama bagi seluruh pengurus bidang setelah sebelumnya melaksanakan Rapat Koordinasi Bidang (Rakorbit) secara terpisah.
Ketua DPD KNPI Kota Cimahi, Sultan Mujahid Abdul Jabar, menegaskan bahwa setiap usulan program yang telah dicanangkan tidak akan langsung disahkan, melainkan akan melewati tahap filterisasi dan seleksi yang ketat. Proses filterisasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh program kerja periode tahun ini memiliki bobot yang tepat dan selaras dengan kebutuhan pemuda di Kota Cimahi. Hasil dari penyaringan ini nantinya akan ditetapkan secara resmi dalam forum Rakarda sebagai landasan kerja organisasi ke depan.
Dalam penjelasannya, Sultan Mujahid Abdul Jabar menekankan bahwa seluruh program KNPI tetap berpegang teguh pada visi utamanya, yaitu “Activist-preneur”. Visi ini dirancang untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya cakap dalam dunia aktivisme, tetapi juga memiliki kemandirian dan daya saing di bidang kewirausahaan (entrepreneurship). Melalui identitas ini, KNPI Kota Cimahi berkomitmen untuk menjadi mitra strategis yang mendukung kebijakan pemerintah, sekaligus tetap menjadi mitra kritis dalam mengawal pembangunan daerah.
Lebih lanjut, rapat pleno ini mewajibkan setiap bidang untuk memaparkan rencana kerja mereka guna diselaraskan dengan visi misi KNPI serta visi misi Pemerintah Kota Cimahi. Penyelarasan ini dianggap krusial agar tidak terjadi tumpang tindih program dan memastikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Sultan menyatakan bahwa kolaborasi antarbidang menjadi kunci utama agar setiap target organisasi dapat tercapai secara efektif dan efisien.
Menutup rangkaian acara, Sultan Mujahid Abdul Jabar menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) yang kuat di antara para pengurus. Ia ingin setiap pengurus tidak hanya memahami tugas di bidangnya masing-masing, tetapi juga mengerti garis besar haluan organisasi secara kolektif. Pertemuan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama dan seruan semangat untuk membawa perubahan positif bagi seluruh pemuda di Kota Cimahi. ( Hendra )

















