banner 728x250

Dispangtan Kota Cimahi Gelar Bimtek Zoonosis Tingkatkan Kesiapan Deteksi Penyakit Hewan ke Manusia

banner 120x600
banner 325x300

Cimahi, Jurnalreformasi.com—Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kader Zoonosis di Aula Gedung B Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Selasa (02/12/2025).

Bimtek tersebut di buka langsung oleh Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Tita Mariam.

banner 325x300

Kegiatan pembukaan Bimtek ini dihadiri, narasumber dari Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Kementerian Pertanian RI, drh. Syafrison, M.Si., perwakilan Kodim 0609 Cimahi, perwakilan Polres Cimahi, perwakilan Kepala OPD Pemkot Cimahi, perwakilan Kecamatan dan 75 orang kader zoonosis.

Kepala Dispangtan Kota Cimahi, Tita Mariam mengatakan, bahwa penyakit zoonosis semakin perlu diwaspadai, mengingat terjadinya perubahan lingkungan, meningkatnya populasi hewan peliharaan, tingginya mobilitas masyarakat, serta interaksi yang semakin dekat antara manusia dan hewan.

“Tanpa tindakan penanganan dan secara komprehensif, penyakit zoonosis seperti rabies, leptospirosis, flu burung, antraks, dan lainnya dapat mengancam dan muncul kapan saja,” ucapnya.

Tita menjelaskan, Kota Cimahi sebagai wilayah yang padat penduduk, memiliki banyak titik rawan interaksi manusia dan hewan, seperti pasar, pemukiman padat, lingkungan dengan sanitasi yang belum optimal, serta kawasan terbuka yang memungkinkan pergerakan hewan liar.

“Kondisi ini menempatkan kita pada posisi yang menuntut kewaspadaan tinggi serta kesiapan kesehatan masyarakat untuk sistem mendeteksi dan merespons setiap potensi zoonosis sejak dini,” ujar Tita.

Tita mengungkapkan, kegiatan ini bukan hanya sebatas pelatihan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Kota Cimahi secara menyeluruh.

“Dengan kader yang kompeten dan terlatih, kita dapat meningkatkan kemampuan deteksi dini, mencegah penyebaran penyakit, dan mengurangi risiko terjadinya kejadian luar biasa zoonosis,” harapnya.

Tita mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, berdiskusi secara aktif, dan menerapkan ilmu yang diperoleh di lingkungan masing-masing.

“Jadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Cimahi,” tambahnya.

Tita menerangkan, melalui kader zoonosis ini mereka bisa di lapangan mendeteksi kejadian terkait dengan penyakit-penyakit zoonosis.

“Jadi melalui kader zoonosis ini, informasi cepat nyampe ke kita dan kita cepat menangani dengan baik, jangan sampai ada kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan dan kami dari Dispangtan ingin mewujudkan masyarakat Kota Cimahi yang sehat, terhindar dari penyakit-penyakit yang membahayakan terutama penyakit-penyakit zoonosis,” pungkasnya. ( Hendra )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *