banner 728x250

Rangkul Seniman Jalanan, Ormas Brigez Gelar Festival Musisi Jalanan 2026 .

banner 120x600
banner 325x300

Cimahi, Jurnalreformasi.com—Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Brigez Kota Cimahi sukses menyelenggarakan Festival Musisi Jalanan (FestMuja) 2026. Kompetisi kreatif yang dipusatkan di kawasan Pedestrian Alun-alun Kota Cimahi ini digelar sebagai ruang apresiasi sekaligus panggung bagi para pengamen di kawasan Bandung Raya untuk menunjukkan bakat musik mereka. Tak hanya menyajikan kompetisi musik, acara ini juga diramaikan oleh kehadiran stan kuliner dan produk UMKM lokal guna menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaan FestMuja ini, panitia menghadirkan tiga dewan juri dari latar belakang profesional, ketiganya adalah, musisi yang juga anggota DPRD Kota Cimahi Iwan Setiawan, jurnalis Achmad Syafii, serta perwakilan Dewan Kebudayaan Kota Cimahi Viska Susanaarum.

banner 325x300

Ketua Brigez Kota Cimahi, Virgi, menjelaskan bahwa FestMuja 2026 sengaja diinisiasi untuk merangkul para seniman jalanan yang selama ini jarang mendapatkan panggung formal. Minat masyarakat terhadap ajang ini tergolong tinggi, terbukti dengan masuknya sekitar 70 pendaftar pada tahap awal penjaringan.

“Awalnya tercatat ada sekitar 70 peserta yang mendaftar. Namun, setelah dilakukan verifikasi ketat, banyak di antaranya yang ternyata sudah berstatus musisi profesional. Kami ingin menjaga esensi festival ini agar benar-benar menjadi wadah bagi pengamen jalanan yang membutuhkan ruang berekspresi,” ucap Virgi di Cimahi, Sabtu (11/7/2026).

Virgi menambahkan, setelah melalui proses penyaringan yang selektif, panitia menetapkan 30 peserta yang murni berprofesi sebagai pengamen untuk tampil di babak utama. Para finalis tersebut datang dari berbagai wilayah di Jawa Barat, meliputi Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, hingga Kabupaten Sumedang.

“Langkah Ormas Brigez dalam menginisiasi festival ini mendapat dukungan penuh dari jajaran Pemerintah Kota Cimahi, mulai dari jajaran eksekutif, legislatif, hingga para pembina organisasi. Di masa mendatang, kita menargetkan skala kompetisi ini dapat diperluas demi menjangkau talenta yang lebih luas,” ungkap Virgi.

Virgi menuturkan, untuk penyelenggaraan kali ini, para peserta memperebutkan Piala Wali Kota Cimahi. Ke depan, kami memiliki visi besar untuk menaikkan level festival ini ke tingkat Provinsi Jawa Barat guna memperebutkan Piala Gubernur

Di sisi lain, Pemerintah Kota Cimahi menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiasi FestMuja 2026. Mewakili pemerintah daerah, Ares dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Cimahi, menyampaikan bahwa Penjabat Wali Kota Cimahi menyambut positif keberlanjutan acara ini sebagai agenda tahunan.

 

Ares mengatakan, bapak Wali Kota memohon maaf tidak bisa hadir secara langsung karena bertepatan dengan agenda Seren Taun di Kampung Adat Cirendeu. Namun, beliau menitipkan pesan agar festival ini menjadi agenda rutin karena terbukti efektif mempererat silaturahmi antara ormas dan elemen masyarakat.

“Pemerintah daerah berharap lewat ajang kompetisi yang sehat ini, para pemenang dapat terus mengasah kemampuan mereka hingga mampu menembus industri musik di level nasional maupun internasional,” pungkasnya. (Hendra)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *