banner 728x250

Ketua DPRD Kota Cimahi Gelar Reses Masa Persidangan 1 Denga Prioritas Utama Pendidikan Dan Sampah

banner 120x600

Cimahi,Jurnal Reformasi.com

Reses Masa Persidangan I Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko malaksanakan reses masa persidangan I yang menjadi prioritas utama para konstituennya, dari 500 konstituennya yang menonjol masalah aspirasi dalam dunia pendidikan.
Acara ini digelar di Valore Hotel Jalan Raya Baros No. 57, Cimahi Selatan, Sabtu (19/4/2025).

banner 325x300

Wahyu mengatakan, “saat ini dunia pendidikan menjadi prioritas utama, bagi pemerintah Kota Cimahi, sebagaimana Penerimaan Peserta Didik Baru, (PPDB) telah diubah menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru, (SPMB) mulai tahun 2025,

Perubahan ini dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai bagian dari upaya perbaikan sistem penerimaan siswa,
Pemerintah Kota Cimahi dapat bersinergi dengan sekolah-sekolah Swasta”, ujearnya.

“Sinergitas Pemerintahan Kota Cimahi dengan sekolah-sekolah swasta dapat diberdayakan untuk menyelesaikan permasalahan di Kota Cimahi dalam bidang pendidikan”, ungkapnya.

Disamping dalam bidang pendidikan, usulan-usulan masyarakat Kota Cimahi juga menyangkut masalah kesehatan ikut dibahas dalam reses tersebut.

“Untuk masalah kesehatan tidak boleh ada satu orang pasienpun yang ditolak, dalam kondisi apapun terutama Rumah Sakit Daerah, disini adalah RSUD Cibabat Kota Cimahi”, terang Wahyu.

Ia menghimbau Kepada RSUD Cibabat, “khususnya warga Kota Cimahi, itu harus diprioritaskan.Karena memang jumlah kamar, ruangan yang ada di RSUD Cibabat sangat terbatas, saya sebagai Ketua DPRD Kota Cimahi, meminta pelayanan RSUD kepada pasien khususnya warga Kota Cimahi lebih diutamakan terlebih dahulu dan jangan ada yang ditolak ketika nanti di RSUD Cibabat, Puskesmas”, tegasnya.

Bukan bermaksud menghalangi bagi warga yang diluar Kota Cimahi untuk berobat ke RSUD Kota Cimahi maupun ke Puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Cimahi.Hal ini sudah selayaknya warga Kota Cimahi itu diprioritaskan terlebih dahulu.

Terkait maraknya sampah di Kota Cimahi yang belum dapat terurai pembuangannya, wahyu mngatakan, “Masalah sampah memang merupakan permasalahan yang cukup lama, yang belum terselesaikan, kalau saya sepakat dengan Pemerintahan Kota Cimahi, bahwa di Cimahi sampah itu harus sampai selesai ditingkat Rumah Tangga, sampah harus dipilah dari awal, agar beban dari pemerintah Kota berkurang”, pqparnya.

“Ketika pemerintah Kota mengangkut hanya tinggal residunya saja itu menjadi beban Pemerintahan Kota, lainnya mungkin tanggung jawab bersama, antara pemerintah bersama masyarakat.

“Padahal hal ini cukup sederhana sekali, masyarakat diberikan pemahaman, bahwa masyarakat cukup memilah, ini yang organik, dan ini yang an organik, nanti setelahnya mangga nanti akan ada komunitasnya, RT atau RW akan mengolah itu semuanya, danmasyadakat yang mau memilah sampah dari rumah itu sangat besar manfaatnya,
Sampah organikrganik bisa menjadi kompos, yang an organik ada nilai ekonomisnya, bisa diopah di Bank Samici”, pungkasnya (Hendra JR)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *