Bandung Barat,Jurnal Reformasi.com
Pemerintah Kecamatan ngamprah kabupaten bandung barat menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1446 Hijriah/2024 Masehi pada Rabu (11/09/24). Dengan tema” Dengan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Mari Kita Tauladani Akhlak Rasullullah SAW dan Menjaga Aqiada Serta Ukhuwah Islamiah”. peringatan Maulid Nabi ini, diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, Dalam memperingati Maulid Nabi ini sekaligus memperingati hari ulang tahun Camat Ngamprah Agnes Virganty S.STP.,S.H, M.Si yang ke 42 Tahun,kegiatan ini dilaksanakan dihalaman kantor kecamatan ngamprah
Pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H yang menghadirkan penceramah KH.MD Ubaidillah AP., M.Pd dan dihadiri oleh Asisten pemerintahan dan kesejahteraan, PWRI KBB, Kapolsek Padalarang, Danramil Padalarang, Kepala UPT KB, kepala puskesmas ngamprah,kepala puskesmas cimareme, kepala UPT pertanian,Kepala UPT Peternakan, Kepala KUA Kecamatan, Muslumat NU Kecamatan,TP-PKK Kecamatan Ngamprah, Kepala Desa se-Kecamatan Ngamprah, Ketua TP-PKK se kecamtan ngamprah serta tokoh masyarakat
Dalam sambutannya Camat Ngamprah Agnes Virganty S.STP.,S.H, M.Si menyampaikan kegiatan Maulid Nabi ini rutin digelar Kecamatan ngamprah disetiap tahunnya. “Seperti 1 Muharram, Nuzulul Quran dan pada hari ini kita memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah,” katanya.
Melalui peringatan Nabi Muhammad SAW 1446 H saya berharap bisa menambahkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT, serta membangun spirit secara rohaniah.
“Perlu juga kita mengadakan kegiatan tentang keagamaan untuk menambahkan siraman rohani dan batin bagi para pegawai di Kecamatan ngamprah serta masyarakat,” terangnya.
Ia mengatakan, ada empat sifat Rosulullah SAW yang dapat diteladani dan dipelajari seperti Sidik, Amanah, Fathanah dan Tabligh.
“Mudah-mudahan bisa menular buat kita semua seperti penyelenggara negara, para tokoh masyarakat dan masyarakat ngamprah,” harapnya.
Agnes mengatakan sifat yang dicontohan Rosulullah semakin hilang di tengah-tengah masyarakat. “Seperti nilai kejujuran, kecerdasan, amanah itu sudah hilang di masyarakat kita, mudah-mudahan bisa ditauladani sifat dari Rosulullah SAW dengan kehidupan sehari-hari,” katanya (Andri JR)
















