banner 728x250

IMI Kota Cimahi Resmi Jadi Pengcab, Daniel Mutaqien Ajak Cetak Atlet Berprestasi Dan Wujudkan Otomotif Yang Tertib

banner 120x600
banner 325x300

Cimahi, Jurnalreformasi.com—Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Cimahi resmi menyandang status sebagai Pengurus Cabang (Pengcab) setelah kepengurusan periode 2026–2031 dilantik oleh Ketua Pengurus Provinsi IMI Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, di Pendopo DPRD Kota Cimahi, Sabtu (1/8/2026).

Pelantikan tersebut menjadi tonggak baru bagi pembinaan olahraga dan komunitas otomotif di Kota Cimahi. Pada masa bakti 2026-2031, kepengurusan IMI Kota Cimahi dipimpin oleh Emmawan Bayu Siswoyo.

banner 325x300

Perubahan status dari Koordinator Wilayah (Korwil) menjadi Pengcab menandai kemandirian organisasi dalam menjalankan fungsi pembinaan dan pengembangan otomotif di daerah.

Prosesi pelantikan dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Cimahi Ahmad Nuryana yang mewakili Wali Kota Cimahi Ngatiyana, jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD Kota Cimahi, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Dani Bastiani, Kepala Dinas Perhubungan Endang, perwakilan Polres Cimahi, Kodim 0609/Cimahi, KONI Kota Cimahi.

Selanjutnya kehadiran dari pihak Legislatif hadir pula Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi H Nabsun, Wakil Ketua dari PDI-P Agung Yudaswara, anggota, Mohammad Nofip, Yun Susilowati, Sudiarto, Indriasari Sih Dewanti, Agung Rohama.

Dalam sambutannya, Ketua IMI Jawa Barat sekaligus Anggota DPR RI Komisi V, Daniel Mutaqien Syafiuddin, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya Pengcab IMI Kota Cimahi.

“Perubahan status tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kelembagaan sehingga organisasi mampu bekerja lebih profesional dan mandiri,” ucapnya.

Daniel mengatakan, IMI Kota Cimahi kini telah memiliki rumah tangga organisasinya sendiri. Ini merupakan momentum penting untuk memperkuat organisasi sekaligus mengakomodasi potensi dan talenta otomotif yang dimiliki Kota Cimahi.

Ia menegaskan, IMI memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar menyelenggarakan olahraga balap. Organisasi tersebut juga diharapkan mampu membina para pelaku balap liar agar beralih ke kompetisi resmi yang mengedepankan keselamatan dan prestasi.

Daniel juga mendorong agar kegiatan otomotif dapat dikembangkan sebagai bagian dari sektor pariwisata melalui konsep automotive tourism sehingga memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Sementara itu, Ketua Pengcab IMI Kota Cimahi Emmawan Bayu Siswoyo menerangkan, kepengurusannya akan memprioritaskan pembangunan ekosistem otomotif yang aman, sehat, dan berorientasi pada prestasi.

“Olahraga otomotif tidak hanya berkaitan dengan kecepatan, tetapi juga menanamkan disiplin, sportivitas, tanggung jawab, dan budaya keselamatan,” ujarnya.

Emmawan menuturkan, kami berkomitmen membimbing generasi muda agar meninggalkan balap liar dan beralih ke lintasan resmi untuk meraih prestasi. Harapannya, lahir atlet-atlet otomotif yang mampu mengharumkan nama Kota Cimahi di berbagai ajang.

“Selain fokus pada pembinaan atlet, IMI Kota Cimahi juga berencana meningkatkan edukasi keselamatan berlalu lintas bagi komunitas otomotif, memperluas kegiatan sosial, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, KONI, dan seluruh pemangku kepentingan guna mendukung perkembangan dunia otomotif di Kota Cimahi,” pungkasnya. ( Hendra )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *