banner 728x250

Reses di Jalan Pesantren, Jeli Farina Serap Aspirasi 300 Konstituen.

banner 120x600
banner 325x300

Cimahi, Jurnalreformasi.com—Anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi Partai NasDem, Jeli Farina, M.Pd., melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 di Jalan Pesantren, Kota Cimahi, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 konstituen yang berasal dari wilayah Cibabat dan Pasirkaliki. Reses menjadi kesempatan bagi Jeli untuk menyampaikan perkembangan program pokok pikiran (pokir) DPRD sekaligus mendengarkan berbagai kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.

banner 325x300

Dalam Reses ini Jeli memaparkan, sejumlah pokir yang telah direalisasikan sepanjang 2026. Ia menyebut, hingga saat ini sekitar 13 rumah tidak layak huni (Rutilahu) telah mendapatkan bantuan perbaikan.

Selain Rutilahu, sejumlah program lainnya juga telah direalisasikan, di antaranya PJG, steak out jalan, serta perbaikan drainase.

Jeli menegaskan, program pokir harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Saya memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pokir-pokir yang sudah terealisasi. Alhamdulillah, di tahun 2026 sampai sekarang sudah ada sekitar 13 rumah Rutilahu yang terealisasi, kemudian PJG, steak out jalan dan drainase juga,” ujar Jeli.

Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui sejauh mana pokir anggota DPRD telah diwujudkan. Ia juga mendorong agar program yang diusulkan melalui pokir benar-benar diarahkan pada kebutuhan warga, seperti Rutilahu, PJG maupun CCTV.

“Saya ingin keberadaan saya sebagai anggota dewan itu benar-benar tersentuh ke masyarakat. Jadi pokir harus memberikan manfaat dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya.

Jeli juga menanggapi program PPM yang digagas Wali Kota Cimahi, keberadaan program tersebut tidak mengganggu pelaksanaan pokir DPRD. Ia justru menyatakan dukungan selama program pemerintah tersebut ditujukan untuk kepentingan masyarakat.

“Kalau itu untuk kepentingan masyarakat, saya mendukung. Jadi tidak mengganggu pokir,” ucapnya.

Jeli mengungkapkan, persoalan yang masih banyak disampaikan masyarakat berkaitan dengan kebutuhan Rutilahu, PJG dan PJL.

Untuk Rutilahu, Jeli menyebut jumlah yang telah terealisasi secara keseluruhan sudah lebih dari 20 unit, sementara program PJG dan PJL juga telah cukup banyak dilaksanakan.

“Kalau Rutilahu saya lihat sudah ada sekitar lebih dari 20. Kemudian PJG juga sudah banyak dan PJL juga sudah banyak, sesuai dengan standar untuk DPRD,” tuturnya.

Di tengah pelaksanaan program tersebut, Jeli menyebut adanya penyesuaian anggaran akibat efisiensi. Jika tahun sebelumnya anggaran pokir yang diterima sekitar Rp1,2 miliar, tahun ini anggarannya turun menjadi kurang lebih Rp750 juta. Kondisi tersebut membuat pihaknya harus melakukan penentuan skala prioritas.

Jeli menambahkan, program yang dinilai kurang mendesak akan dikurangi agar anggaran yang tersedia dapat lebih difokuskan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Tahun lalu kita dapat anggaran sekitar Rp1,2 miliar kalau tidak salah. Sekarang karena efisiensi menjadi sekitar Rp750 juta. Nanti kita akan melakukan pemangkasan untuk hal-hal yang tidak terlalu penting. Pokoknya saya ingin anggaran ini diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya.

Jeli menilai masyarakat semakin memahami kondisi anggaran dan situasi ekonomi saat ini. Ia juga mengapresiasi respons warga terhadap sejumlah program pokir yang sudah terealisasi, khususnya bantuan Rutilahu.

“Saya rasa masyarakat juga sudah pintar. Kalau melihat respons mereka terhadap beberapa Rutilahu yang sudah terlaksana, mereka sangat mengapresiasi,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang tetap menjaga kondisi lingkungan agar tetap kondusif meski situasi perekonomian nasional tengah menghadapi berbagai tantangan.

“Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat. Walaupun kondisi ekonomi negara kita sekarang seperti ini, mereka tetap memaklumi dan tetap menjaga keadaan menjadi normal dan baik,” pungkasnya. (Hdr)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *