Tasikmalaya,Jurnal Reformasi.com
Tiga taun sudah program KWH bersubsidi belum ter realisasikan oleh pemerintah desa masyarakat yang di pungut biyaya oleh kepala dusun dari mulai 200000 sampai 400000 ber pariasi warga masyarakat kurang lebih 90 kepala kepala keluarga dari tujuh kedusunan mengeluh tentang KWH tiga tahun sudah tak kunjung datang dan di rumahnya sudah ter pasang intalasi akan tetapi KWH nya belum ada ,
Salah satu warga yang di pinta uang oleh kepala dusun sebesar 300000 untuk KWH bersubsidi yang enggan di sebutkan namanya menerangkan bahwa peroram KWH bersubsidi belum kunjung datang sudah tiga tahun menunggu sampai saat dan semoga cepat terrealisasikan ujar nya saat di temui media JR .
Kades Campaka sari Sutisna Diningrat juga mengatakan betul adanya program KWH bersubsidi sebanyak kurang lebih 90 kepala keluarga dari tujuh kedusunan yang di pungut biyaya 750000 per KWH dan di pungut uang muka nya berpariatip dari muali 200 000 sampai 400000 oleh kepala dusun masing masing akan tetapi saya juga bertanggung jawab untuk merealisasikan KWH bersubsidi tersebut lagi di usahakan dan uang dari warga pun sudah di transper ke pihak kordinator sebesar kurang lebih Rp 15000000 ke yang bernama pa Cecep dari bandung yang mengaku selaku mediator program KWH bersubsidi ujar nya saat di konfir media Jurnal reformasi kamis tgl 5-12 – 2024 .bahkan warga yg uang muka nya sudah masuk tapi mau di kembalikan sudah ada sebagian yg di kembalikan jawab nya .
Ayi ardath
















