banner 728x250

Polres Cimahi Gelar Doa Bersama Jelang Pilkada Serentak 2024

banner 120x600

 

Cimahi,Jurnal Reformasi.com

banner 325x300

Dalam rangka persiapan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Polres Kota Cimahi menggelar do’a bersama yang dilaksanakan di halaman parkir Polres Cimahi, Jalan Jendral Amir Machmud No.333, Cigugur Tengah, Kec. Cimahi Tengah, Senin (25/11/2024).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kota Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, 5 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat, dan tiga Paslon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi, Forkopimda Kota Cimahi dan PJ Walikota Cimahi Dicky Saromi, PJ Bupati Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir, Ketua KPU dan Bawaslu Kota Cimahi, Ketua KPU dan Bawaslu KBB., Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko.

Tri menegaskan bahwa 1 suara merupakan penentuan untuk Pemimpin 5 tahun kedepan, baik pemimpin KBB maupun Kota Cimahi.

“Acara ini memiliki makna yang mendalam, Kirab Kebangsaan adalah simbol langkah bersama kita untuk terus mempererat persatuan dan kesatuan bangsa dalam suasana menjelang Pilkada serentak,” ujar Tri.

Menurutnya, “momentum ini sangat penting untuk mengingatkan masyarakat semua akan nilai-nilai luhur kebangsaan, seperti persaudaraan, toleransi dan gotong royong, dalam menjadi pilar keberagaman kita,” cetusnya.

Tri mengaku, dengan kehadiran Habib Lutfi Bin Yahya, merupakan anugerah besar bagi semua.
“Beliau adalah sosok ulama yang senantiasa menanamkan nilai-nilai, cinta tanah air, persatuan, dan toleransi dalam do’a bersama yang nantinya akan beliau pimpinan,” jelasnya.

Harapan Tri, dalam do’a bersama tersebut, “pilkada serentak dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.
Dan dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin yang amanah, dan berpihak kepada rakyat,” terang Tri.

Tri juga menegaskan, bahwa dirinya sebagai pimpinan Polres Cimahi berharap,“Suasana selalu kondusif, adalah kunci utama untuk menjaga kelancaran pesta demokrasi, kami bersama seluruh aparat Keamanan, baik TNI dan Pemerintah Daerah, telah berkomitmen untuk memajukan pilkada yang berlangsung secara damai,” tegasnya.

Tri menambahkan,”pesta demokrasi tidak akan berjalan lancar dan damai bila tanpa dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat.Untuk itu mari kita hindari pemberitaan hoaks di daerahnya masing-masing, dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah masyarakat, mari kita jaga kerukunan dan tunjukan Pilkada adalah sarana untuk memperkuat demokrasi bukan memecah persatuan,” ungkapnya.

Menurut Tri, “keberhasilan pilkada itu bukan hanya situasi kondusif dan terkendali saja, tetapi dengan besarnya antusiasme masyarakat untuk memberikan hak pilihnya, karena satu suara memberikan arah kebijakan 5 tahun kedepan,” pungkasnya. ( Hendra JR )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *