Bandung Barat,Jurnal Reformasi.com
Peresmian monumen keselamatan yang berada di simpang tol Padalarang, dilaksanakan langsung oleh Kapolres Cimahi AKBP Dr. Tri Suhartanto, S.H., M.H., M.Si. Adanya peresmian monumen ini merupakan komitmen Polres Cimahi yang juga di dukung oleh Forkopimda Kab. Bandung Barat dalam mewujudkan, Keamanan Keselamatan Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Cimahi, Senin (06/01/2024).
Monumen ini menggambarkan seseorang menggunakan helm yang standar, kemudian juga di samping kiri dan kanan monumen terdapat pesan kamtibmas kepada masyarakat untuk tidak menggunakan knalpot brong atau knalpot yang tidak standar, hal ini berkaitan dengan banyaknya masyarakat yang mengeluhkan dengan adanya pemakaian knalpot yang tidak standar.
Saat ditemui di lokasi peresmian Tri mengatakan bahwa “Perlu kami sampaikan bahwa untuk tahun 2024 kami melakukan tindakan hampir 1200 knalpot,” ujarnya.
“Dibangunnya monumen tersebut untuk mengingatkan dan menghimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing dengan mentaati aturan dalam berlalulintas”, tegasTri.
” Dan kami mencoba untuk membangun sebuah monumen berisi pesan dan himbauan kepada masyarakat Terkait dengan kamtibmas. Maka dibangunlah monumen keselamatan dan alhamdulillah, keinginan ini didukung oleh Forkopimda akhirnya dibuatlah monumen ini”, terangnya.
Monumen ini menggambarkan seseorang menggunakan helm yang standar, di samping kiri dan kanan terdapat pesan kamtibmas kepada masyarakat untuk tidak menggunakan knalpot brong atau knalpot yang tidak standar
Mengenai maraknya knalpot brong Tri berpesan, “Penggunaan knalpot tidak standar (brong) tersebut selain mengganggu kenyamanan pengendara lainnya dan tentu saja akan menggangu serta memicu konflik di masyarakat, maka kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan knalpot brong atau knalpot yang tidak sesuai standar. Kemudian bagi pengendara roda dua dimanapun baik pengemudi maupun penumpang jangan lupa menggunakan helm yang sesuai standar”, paparnya.
Pada bulan November 2024 muncul ide untuk pembuatan monumen ini, salah seorang seniman bernama Iwan merancang bentuk wujud monumen keselamatan tersebut, ia mampu mengekuarkan imajinasinya sehingga monumen ini selesai dengan material 700 buah knelpot dan proses pembuatannya kurang lebih memakan waktu sekitar dua bulan.
Simpang Padalarang merupakan tempat yang strategis dibangunnya monumen keselamatan tersebut karena cukup representatif dalam memberikan pesan dan himbauan kepada masyarakat yang melintas.Karena di simpang Padalarang ini merupakan akses ke KBB, baik whoos atau dari Jakarta semua melewati jalan ini.
Pada kesempatan yang sama Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Ade Zakir mengatakan, pihaknya merasa bangga dengan dibangunnya monumen keselamatan tersebut di Kabupaten Bandung Barat sebagai sarana untuk mengedukasi masyarakat terkait dengan berlalulintas, agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya Kamseltibcarlantas.
“Saya sangat mengapresiasi Polres Cimahi karena monumen ini di samping sebagai pengingat kepada kita tentang ketertiban keselamatan berlalulintas juga menambah estetika atau keindahan Kabupaten Bandung Barat sendiri dan ini sangat luar biasa karena nilai seninya ada dengan memanfaatkan knalpot brong hasil penindakan menjadi karya yang bernilai seni tinggi”, ujar Ade (Hendra JR)
















